Rabu, 11/6/2008 | 19:24 WIB
AUSTRIA, RABU - Pelatih tim nasional Portugal, Luiz Felipe Scolari, menepis berita bahwa dia menerima tawaran Chelsea untuk menjadi manajer klub tersebut usai Piala Eropa 2008. Pasalnya, pelatih asal Brasil itu belum mau membicarakan rencananya usai turnamen di Austria-Swiss tersebut.
Usai Piala Eropa, Big Phil--sapaan Scolari--, akan melepas jabatannya sebagai pelatih Portugal. Meskipun demikian, pelatih yang sukses membawa Portugal menjadi finalis Piala Eropa 2004 dan membawa Brasil juara dunia itu belum memberikan sinyal di mana pelabuhan berikutnya.
Selama konferensi pers Selasa (10/6), Scolari menegaskan bahwa dia siap melatih negara baru dan mencari tantangan baru. Karena itu, spekulasi pun muncul bahwa dia akan menjadi pelatih Chelsea. Apalagi, Manchester City yang sempat dihubung-hubungkan dengan dirinya telah menunjuk mantan manajer Blackburn Rovers, Mark Hughes, sebagai manajer barunya.
"Harus diakui, saya sangat sulit meninggalkan Portugal, karena atmosfir di sini sangat bagus dan saya sudah cinta negara ini. Tetapi, saya harus profesional dan saya telah tinggal di beberapa negara di dunia. Saya siap untuk tinggal di negara yang berbeda," ungkap Scolari, Rabu (11/6).
"Saya punya kontrak dengan federasi sepakbola Portugal dan saya akan menaatinya. Setelah itu, kita akan melihat apa yang bakal terjadi," tambahnya.
Saat ini Scolari sedang berada di Austria untuk memimpin pasukannya bertarung di babak penyisihan Grup A Piala Eropa 2008. Pada laga perdana, Portugal menang 2-0 atas Turki dan malam nanti mereka akan memainkan laga penentuan melawan Republik Ceko--siapa pun yang menang pasti maju ke perempatfinal.
Sebelum laga melawan Ceko itu berlangsung, pers telah mengembuskan rumor bahwa Scolari setuju untuk menandatangani kontrak dengan Chelsea. Hanya saja, tak ada keterangan resmi karena Scolari sendiri mengatakan semuanya akan didiskusikan setelah Piala Eropa.
Memang, saat ini Chelsea sedang getol mencari manajer baru dengan kualitas yang mumpuni. Pasalnya, The Blues telah memecat Avram Grant yang dinilai gagal total meskipun mampu membawa Chelsea ke final Liga Champions dan menempati runner-up Premier League.
Sumber:Kompas.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar