NEW YORK,KAMIS - Saham-saham di Bursa Wall Street, Amerika Serikat, Kamis (19/6) pagi berakhir menguat seiring merosotnya harga minyak mentah dunia.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 34,03 poin atau (0,28 persen) ke posisi 12.063,09, setelah pada perdagangan Rabu berada dibawah level 12.000 untuk pertama kalinya sejak pertengahan Maret lalu.
Sementara indeks Standard & Poor's 500 menguat 5,02 poin (0,38 persen) menjadi 1.342,83. Serta indeks komposit Nasdaq bertambah 32,35 poin (1,33 persen) pada 2.462,06.
Harga minyak turun hampir 5 dollar AS setelah China mengumumkan akan menaikkan harga BBM, sebuah langkah yang dinilai bisa mengurangi permintaan minyak dunia. Harga minyak mentah di New York Mercantile Exchange merosot 4,75 dollar AS ke 131,93 dollar AS per barrel.
Menurunnya harga minyak juga dipengaruhi oleh pengumuman yang dikeluarkan oleh pemerintah Irak. Untuk pertama kalinya sejak invasi pimpinan AS pada tahun 2003, Irak mengumumkan kontrak besar dengan beberapa perusahaan Barat.
Namun komentar dari Citigroup Inc. membuat kegirangan investor agak berkurang, Citi memperingatkan kemungkinan penurunan nilai aset (write down) dalam jumlah yang mendasar pada bank-bank pada kuartal kedua. Komentar dari CEO Citi, Gary Crittenden itu, mengirim saham Citigroup melemah dan sempat menekan sektor keuangan. Citi mencatat penurunan terdalam di antara 30 saham Dow Jones Industrial Average.
Sumber:Kompas.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar